Program BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan sosial yang sangat penting bagi para pekerja di Indonesia. Melalui program ini, peserta mendapatkan perlindungan finansial dalam berbagai kondisi, seperti saat mengalami kecelakaan kerja, memasuki masa pensiun, hingga ketika terjadi pemutusan hubungan kerja. Salah satu layanan yang paling sering dicari adalah cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 untuk mengetahui jumlah dana yang sudah terkumpul.
Saldo BPJS Ketenagakerjaan berasal dari iuran rutin yang dibayarkan oleh pekerja dan perusahaan. Dana tersebut tersimpan dalam beberapa program, seperti Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Dengan mengetahui saldo secara berkala, peserta dapat merencanakan keuangan masa depan dengan lebih matang.
Di tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan semakin mempermudah akses informasi saldo melalui berbagai kanal, baik online maupun offline. Peserta bisa mengecek saldo lewat aplikasi resmi, website, SMS, hingga datang langsung ke kantor cabang.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026, mulai dari jenis saldo, syarat, hingga langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan dari rumah.
Jenis Saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 yang Bisa Dicairkan
Saldo BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari beberapa program dengan fungsi dan ketentuan yang berbeda. Tidak semua saldo bisa dicairkan kapan saja, karena ada aturan khusus terkait waktu dan kondisi pencairan.
Jaminan Hari Tua (JHT)
JHT adalah program tabungan jangka panjang bagi pekerja. Dana ini berasal dari iuran bulanan pekerja dan perusahaan. Saldo JHT dapat dicairkan saat peserta:
- Mencapai usia pensiun.
- Mengalami pemutusan hubungan kerja.
- Mengundurkan diri dari pekerjaan.
- Mengalami cacat total tetap.
- Meninggal dunia, yang kemudian dicairkan oleh ahli waris.
JHT juga bisa dicairkan sebagian, seperti 10 persen atau 30 persen, dengan syarat kepesertaan minimal 10 tahun.
Jaminan Pensiun (JP)
Program Jaminan Pensiun memberikan manfaat berupa uang bulanan setelah peserta memasuki usia pensiun. Berbeda dengan JHT, saldo JP tidak dicairkan sekaligus, melainkan dalam bentuk manfaat berkala.
Manfaat Jaminan Pensiun meliputi:
- Pensiun hari tua.
- Pensiun cacat.
- Pensiun janda atau duda.
- Pensiun anak.
- Pensiun orang tua.
Saldo JP tidak bisa dicairkan sebelum memenuhi usia dan syarat tertentu.
Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)
JKP memberikan manfaat bagi pekerja yang terkena PHK. Manfaat ini berupa:
- Uang tunai sementara.
- Akses informasi pasar kerja.
- Pelatihan kerja.
JKP bukan tabungan seperti JHT, sehingga tidak memiliki saldo yang bisa dicairkan sekaligus. Namun, peserta tetap bisa mengecek status kepesertaan dan manfaat yang tersedia.
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)
Program ini memberikan perlindungan jika peserta mengalami kecelakaan saat bekerja atau dalam perjalanan kerja. Saldo JKK tidak berbentuk tabungan, melainkan manfaat berupa:
- Biaya perawatan medis
- Santunan sementara tidak mampu bekerja
- Santunan cacat atau meninggal dunia
Karena bukan saldo tabungan, JKK tidak bisa dicek seperti JHT.
Jaminan Kematian (JKM)
JKM memberikan santunan kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Manfaat yang diterima berupa:
- Santunan kematian
- Biaya pemakaman
- Beasiswa untuk anak
Program ini juga tidak memiliki saldo yang dapat dicek secara berkala.
Syarat Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 Terbaru
Sebelum melakukan pengecekan saldo, peserta harus memenuhi beberapa syarat administrasi agar proses berjalan lancar.
Syarat umum yang perlu disiapkan:
- Nomor KPJ atau Kartu Peserta Jamsostek.
- Nomor Induk Kependudukan sesuai KTP.
- Nomor ponsel aktif yang terdaftar.
- Alamat email aktif.
- Data pribadi yang sesuai dengan database BPJS.
Jika data tidak sesuai, sistem bisa menolak akses. Oleh karena itu, peserta disarankan untuk memperbarui data melalui aplikasi JMO atau kantor cabang terdekat.
Berikut tabel ringkasan syarat cek saldo BPJS Ketenagakerjaan:
| Syarat | Keterangan |
|---|---|
| Nomor KPJ | Wajib sesuai kartu peserta |
| NIK | Harus valid di Dukcapil |
| Nomor HP | Aktif dan terdaftar |
| Digunakan untuk verifikasi | |
| Data pribadi | Harus sesuai database |
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Online Lewat Aplikasi JMO
Aplikasi JMO atau Jamsostek Mobile merupakan aplikasi resmi dari BPJS Ketenagakerjaan yang memudahkan peserta untuk mengakses berbagai layanan, termasuk cek saldo JHT, JP, dan informasi kepesertaan lainnya. Aplikasi ini tersedia gratis di Google Play Store dan App Store.
Berikut langkah-langkah cek saldo BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi JMO:
- Unduh dan instal aplikasi JMO di ponsel.
- Buka aplikasi, lalu pilih menu Daftar jika belum memiliki akun.
- Masukkan NIK, nomor KPJ, tanggal lahir, dan alamat email aktif.
- Lakukan verifikasi melalui kode OTP yang dikirim ke email atau SMS.
- Setelah berhasil login, pilih menu Jaminan Hari Tua.
- Saldo JHT akan tampil secara otomatis di layar.
Selain saldo JHT, peserta juga bisa melihat riwayat iuran, data kepesertaan, hingga status klaim. Aplikasi ini juga menyediakan fitur pengajuan klaim online, sehingga peserta tidak perlu datang ke kantor cabang.
Keunggulan menggunakan aplikasi JMO antara lain:
- Akses cepat kapan saja dan di mana saja.
- Informasi saldo diperbarui secara berkala.
- Bisa digunakan untuk pengajuan klaim JHT online.
- Tersedia fitur pengaduan dan layanan pelanggan.
Dengan aplikasi JMO, proses cek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 menjadi lebih praktis tanpa harus datang langsung ke kantor.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan via Website Resmi
Bagi peserta yang lebih nyaman menggunakan komputer atau laptop, BPJS Ketenagakerjaan menyediakan layanan cek saldo melalui website resmi. Metode ini cocok untuk pekerja yang ingin mengakses informasi dengan tampilan layar yang lebih besar.
Berikut langkah-langkah cek saldo melalui website resmi:
- Buka browser dan akses www.bpjsketenagakerjaan.go.id
- Pilih menu Layanan Peserta.
- Klik Cek Saldo JHT.
- Masukkan NIK, nomor KPJ, dan tanggal lahir.
- Klik tombol Submit.
- Saldo JHT akan ditampilkan di layar.
Jika data yang dimasukkan sesuai, sistem akan menampilkan informasi saldo, status kepesertaan, serta detail iuran yang telah dibayarkan.
Website resmi juga menyediakan berbagai informasi lain, seperti:
- Syarat dan prosedur klaim JHT.
- Informasi program JKK, JKM, dan JP.
- Berita terbaru terkait BPJS Ketenagakerjaan.
- Kontak layanan pelanggan.
Dengan website resmi ini, peserta tetap bisa melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 secara aman dan terpercaya.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat WhatsApp
BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan layanan cek saldo melalui WhatsApp resmi. Nomor yang digunakan adalah 0813-8007-0175. Layanan ini memudahkan peserta yang ingin mendapatkan informasi tanpa harus menginstal aplikasi tambahan.
Berikut langkah-langkah cek saldo melalui WhatsApp:
- Simpan nomor 0813-8007-0175 di kontak ponsel.
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Kirim pesan dengan format: Saldo#NIK#NomorKPJ.
- Contoh: Saldo#3276xxxxxxxxxx#1234567890.
- Tunggu balasan dari sistem.
Dalam beberapa saat, peserta akan menerima informasi saldo JHT beserta status kepesertaan.
Keunggulan layanan WhatsApp antara lain:
- Tidak perlu unduh aplikasi tambahan.
- Bisa digunakan di hampir semua jenis ponsel.
- Proses cepat dan respons otomatis.
- Cocok untuk peserta yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi.
Namun, peserta tetap harus memastikan bahwa nomor yang digunakan adalah nomor resmi BPJS Ketenagakerjaan agar terhindar dari penipuan.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat SMS Call Center 175
Selain WhatsApp, peserta juga bisa mengecek saldo melalui SMS dengan menghubungi Call Center 175. Layanan ini masih digunakan oleh peserta yang tidak memiliki akses internet atau smartphone.
Berikut langkah-langkah cek saldo melalui SMS:
- Buka menu pesan di ponsel.
- Ketik format: SALDO#NIK#NomorKPJ.
- Kirim ke nomor 175.
- Tunggu balasan dari sistem.
Peserta akan menerima SMS berisi informasi saldo JHT dan status kepesertaan.
Kelebihan metode SMS:
- Tidak memerlukan koneksi internet.
- Bisa digunakan di ponsel biasa.
- Proses sederhana dan cepat.
Namun, layanan ini biasanya dikenakan tarif SMS sesuai dengan operator yang digunakan.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Secara Offline di Kantor Cabang
Selain layanan online, peserta juga masih bisa melakukan cek saldo BPJS Ketenagakerjaan secara langsung di kantor cabang terdekat. Cara ini cocok bagi peserta yang ingin mendapatkan bantuan langsung dari petugas atau mengalami kendala saat menggunakan layanan digital.
Berikut langkah-langkah cek saldo BPJS Ketenagakerjaan secara offline:
- Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
- Ambil nomor antrean layanan peserta.
- Siapkan dokumen berikut:
- KTP asli
- Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan (KPJ)
- Sampaikan kepada petugas bahwa ingin mengecek saldo JHT.
- Petugas akan memverifikasi data.
- Informasi saldo akan disampaikan secara langsung atau melalui cetakan.
Keuntungan cek saldo secara offline antara lain:
- Bisa bertanya langsung jika ada data yang tidak sesuai.
- Mendapatkan penjelasan detail tentang program jaminan.
- Cocok bagi peserta yang tidak terbiasa dengan aplikasi atau internet.
Namun, cara ini memerlukan waktu dan tenaga lebih karena peserta harus datang langsung ke kantor cabang dan mengikuti antrean layanan.
Penyebab Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tidak Muncul
Dalam beberapa kasus, peserta tidak bisa melihat saldo BPJS Ketenagakerjaan, baik melalui aplikasi JMO, website, WhatsApp, maupun SMS. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor administratif dan teknis.
Beberapa penyebab umum saldo BPJS Ketenagakerjaan tidak muncul antara lain:
- Data kepesertaan belum diperbarui oleh perusahaan.
- Nomor KPJ yang dimasukkan tidak sesuai.
- NIK belum sinkron dengan data Dukcapil.
- Status kepesertaan sudah tidak aktif.
- Perusahaan menunggak iuran.
- Gangguan sistem pada layanan BPJS Ketenagakerjaan.
- Peserta baru terdaftar dan belum memiliki saldo.
Jika saldo tidak muncul, peserta tidak perlu langsung panik. Biasanya masalah ini bisa diselesaikan dengan melakukan verifikasi data atau menghubungi layanan pelanggan resmi.
Solusi Jika Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tidak Bisa Dicek
Apabila saldo BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa diakses, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan agar informasi saldo kembali muncul dengan normal.
Berikut langkah-langkah yang bisa dicoba:
- Periksa kembali NIK dan nomor KPJ yang dimasukkan.
- Pastikan data di aplikasi JMO sudah lengkap dan sesuai KTP.
- Coba akses melalui metode lain seperti website atau WhatsApp.
- Perbarui aplikasi JMO ke versi terbaru.
- Hubungi Call Center 175 untuk bantuan.
- Datang ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.
- Mintalah perusahaan melakukan pembaruan data kepesertaan.
Jika masalah berasal dari perusahaan, peserta disarankan untuk segera melapor ke bagian HRD agar iuran dan data kepesertaan segera diperbaiki.
Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, peserta biasanya bisa kembali mengecek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 tanpa kendala.
Tips Agar Saldo BPJS Ketenagakerjaan Selalu Aman dan Terpantau
Agar saldo BPJS Ketenagakerjaan tetap aman dan mudah dipantau, peserta perlu melakukan beberapa langkah pencegahan serta pengecekan rutin. Hal ini penting untuk memastikan iuran tercatat dengan benar dan tidak terjadi kesalahan data.
Berikut tips yang bisa diterapkan:
- Gunakan hanya layanan resmi seperti aplikasi JMO, website BPJS Ketenagakerjaan, WhatsApp resmi, dan Call Center 175.
- Jangan membagikan NIK, nomor KPJ, atau kode OTP kepada pihak yang tidak dikenal.
- Rutin cek saldo minimal satu kali setiap bulan.
- Pastikan data kepesertaan sesuai dengan KTP dan kartu keluarga.
- Simpan bukti iuran dari perusahaan jika tersedia.
- Segera lapor ke HRD jika iuran tidak dibayarkan.
- Perbarui aplikasi JMO ke versi terbaru.
- Hindari menggunakan jaringan internet publik saat login akun.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, peserta bisa memastikan bahwa saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 tetap aman dan dapat dipantau secara berkala.
Jadwal Update Saldo BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2026
Saldo BPJS Ketenagakerjaan tidak diperbarui setiap hari. Umumnya, pembaruan saldo dilakukan setelah perusahaan membayarkan iuran bulanan peserta dan data tersebut diproses oleh sistem BPJS Ketenagakerjaan.
Berikut gambaran jadwal update saldo:
| Tahapan | Waktu Perkiraan |
|---|---|
| Pembayaran iuran oleh perusahaan | Awal hingga pertengahan bulan |
| Proses verifikasi data | 3–7 hari kerja |
| Update saldo di sistem | Minggu kedua atau ketiga |
| Saldo tampil di aplikasi JMO | Setelah proses selesai |
Faktor yang memengaruhi keterlambatan update saldo:
- Perusahaan telat membayar iuran.
- Kesalahan input data peserta.
- Gangguan sistem.
- Perubahan status kerja peserta.
Peserta disarankan mengecek saldo setelah tanggal 15 setiap bulan untuk mendapatkan data yang lebih akurat.
Kesimpulan
Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan 2026 kini semakin mudah dengan berbagai pilihan metode, baik online maupun offline. Peserta dapat menggunakan aplikasi JMO, website resmi, WhatsApp, SMS Call Center 175, atau datang langsung ke kantor cabang.
Dengan rutin mengecek saldo, peserta bisa memastikan iuran tercatat dengan benar, menghindari kesalahan data, serta merencanakan keuangan dengan lebih baik. Saldo JHT menjadi bagian penting dalam perencanaan masa depan, terutama bagi pekerja yang mendekati masa pensiun atau sedang mempersiapkan klaim.
BPJS Ketenagakerjaan terus meningkatkan kualitas layanan agar peserta bisa mengakses informasi secara aman, cepat, dan terpercaya. Pastikan selalu menggunakan saluran resmi dan menjaga kerahasiaan data pribadi.
Pertanyaan Umum Seputar Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan
- Apakah cek saldo BPJS Ketenagakerjaan gratis
Ya, semua layanan resmi seperti aplikasi JMO, website, dan WhatsApp tidak dipungut biaya. Untuk SMS ke 175, tarif mengikuti operator. - Kenapa saldo JHT saya masih nol
Kemungkinan karena iuran belum dibayarkan perusahaan, data belum diperbarui, atau Anda baru terdaftar sebagai peserta. - Apakah saldo bisa dicek tanpa nomor KPJ
Tidak. Nomor KPJ diperlukan untuk verifikasi data peserta. - Berapa lama update saldo setelah iuran dibayar
Biasanya 3 sampai 7 hari kerja setelah pembayaran diverifikasi. - Apakah saldo JHT bisa dicairkan kapan saja
Tidak. Pencairan hanya bisa dilakukan jika memenuhi syarat tertentu seperti berhenti bekerja, pensiun, atau kondisi khusus lainnya. - Apakah bisa cek saldo atas nama orang lain
Tidak disarankan karena data bersifat pribadi dan dilindungi. - Bagaimana jika nomor KPJ hilang
Peserta bisa meminta kembali melalui HRD perusahaan atau kantor BPJS Ketenagakerjaan. - Apakah saldo JKP bisa dicek seperti JHT
Tidak. JKP tidak memiliki saldo tabungan seperti JHT.