Home » Tutorial » Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026 di SSCASN: Syarat, Jadwal, Tips Lolos

Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026 di SSCASN: Syarat, Jadwal, Tips Lolos

PPPK Kemenkumham kembali jadi topik hangat di awal 2026. Banyak pencari kerja, terutama honorer dan profesional berpengalaman, mulai serius mencari informasi cara daftar PPK Kemenkumham yang benar agar tidak salah langkah sejak awal. Apalagi, rekrutmen PPPK dinilai lebih ramah bagi pelamar yang sudah punya jam terbang kerja.

Di media sosial dan grup WhatsApp, pembahasan soal cara daftar PPPK Kemenkumham 2026 makin ramai. Mulai dari pertanyaan soal syarat, perbedaan PPPK dan CPNS, sampai formasi apa saja yang kemungkinan besar dibuka tahun ini. Wajar saja, karena Kemenkumham termasuk instansi favorit dengan formasi beragam dan penempatan di seluruh Indonesia.

Nah, lewat artikel ini, kamu bakal dapat gambaran lengkap seputar cara daftar PPK Kemenkumham, mulai dari pengertian PPPK, perbedaannya dengan CPNS, syarat umum dan khusus, hingga bocoran formasi PPPK Kemenkumham yang dibuka tahun 2026. Bahasanya santai, tapi tetap padat dan mudah dipahami. Yuk lanjut!

Apa Itu PPPK Kemenkumham dan Perbedaannya dengan CPNS

PPPK Kemenkumham adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang ditempatkan di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Statusnya ASN, tapi berbeda jalur dengan CPNS yang lebih dulu populer.

Secara fungsi kerja, PPPK dan CPNS punya tanggung jawab yang hampir sama, terutama dalam pelayanan publik. Namun, secara status, hak, dan sistem kepegawaian, ada perbedaan penting yang wajib kamu pahami sebelum mendaftar.

Pengertian PPPK Kemenkumham

PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) adalah ASN yang meliputi sebagai berikut ini:

  • Direkrut berdasarkan kebutuhan instansi
  • Diangkat dengan kontrak kerja
  • Memiliki gaji dan tunjangan setara ASN
  • Tidak menjalani masa percobaan seperti CPNS

PPPK Kemenkumham biasanya mengisi posisi teknis, fungsional, dan tenaga profesional yang dibutuhkan langsung oleh unit kerja.

Perbedaan PPPK Kemenkumham dan CPNS

Berikut perbedaan utamanya silahkan simak dengan baik:

  1. Status Kepegawaian
    • PPPK: ASN kontrak dengan perpanjangan berkala
    • CPNS: Calon PNS yang akan diangkat menjadi PNS tetap
  2. Batas Usia
    • PPPK: Umumnya lebih fleksibel (hingga 57–59 tahun tergantung formasi)
    • CPNS: Maksimal 35 tahun
  3. Hak Pensiun
    • PPPK: Tidak mendapat pensiun otomatis
    • CPNS/PNS: Mendapat pensiun negara
  4. Gaji dan Tunjangan
    • PPPK: Gaji setara PNS golongan
    • CPNS/PNS: Sama, tapi bertahap
  5. Fokus Rekrutmen
    • PPPK: Profesional, tenaga ahli, dan fungsional
    • CPNS: Jalur karier jangka panjang ASN

Syarat Umum dan Syarat Khusus Daftar PPPK Kemenkumham

Sebelum daftar PPPK Kemenkumham 2026, kamu wajib memahami syarat umum dan syarat khusus agar tidak gugur di tahap administrasi. Banyak pelamar gagal bukan karena nilai rendah, tapi karena dokumen tidak sesuai.

Baca Juga:  Cara Cetak Kartu Sertifikasi Guru 2026 di GTK Gratis, Resmi & Tanpa Ribet

Syarat Umum PPPK Kemenkumham

Secara umum, syarat PPPK Kemenkumham meliputi sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Usia minimal 20 tahun
  3. Tidak pernah dipidana penjara
  4. Tidak pernah diberhentikan tidak hormat
  5. Tidak menjadi anggota partai politik
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia

Syarat Khusus PPPK Kemenkumham

Syarat khusus disesuaikan dengan formasi, antara lain:

  1. Pendidikan
    • Minimal D3, S1, atau S2 sesuai jabatan
    • Jurusan harus linear dengan formasi
  2. Pengalaman Kerja
    • Minimal 2–5 tahun (tergantung formasi)
    • Dibuktikan dengan surat pengalaman kerja
  3. Sertifikat Pendukung
    • Sertifikat kompetensi (jika ada)
    • Sertifikat keahlian teknis
  4. Dokumen Administrasi
    • KTP dan KK
    • Ijazah dan transkrip nilai
    • Surat lamaran
    • Pas foto terbaru
    • Surat pernyataan bermaterai

⚠️ Penting:Tips penting: Pastikan nama, gelar, dan tanggal lahir di semua dokumen 100% sama, karena perbedaan satu huruf saja bisa menyebabkan gagal administrasi.

Formasi PPPK Kemenkumham yang Dibuka Tahun 2026

Formasi PPPK Kemenkumham 2026 diprediksi cukup besar karena kebutuhan SDM terus meningkat, terutama di bidang hukum, pemasyarakatan, dan administrasi.

Berikut ini beberapa formasi favorit yang biasanya tersedia:

  1. Analis Hukum
  2. Penyuluh Hukum
  3. Arsiparis
  4. Pranata Komputer
  5. Pengelola Barang Milik Negara
  6. Widyaiswara
  7. Tenaga Administrasi

PPPK Kemenkumham fokus pada jabatan fungsional, seperti:

  • Analis Kepegawaian
  • Analis Kebijakan
  • Perancang Peraturan Perundang-undangan
  • Teknisi IT dan Sistem Informasi

Semenatara itu berikut ini Perkiraan Gaji PPPK Kemenkumham 2026:

GolonganPendidikanPerkiraan Gaji/Bulan
IXD3Rp2.9 – 3.3 juta
XS1Rp3.3 – 3.9 juta
XIS1Rp3.8 – 4.5 juta
XIIS2Rp4.2 – 5.2 juta
XIIIS2Rp4.8 – 5.9 juta

💰 Catatan: Gaji di atas belum termasuk tunjangan kinerja dan tunjangan jabatan.

Cara Daftar PPPK Kemenkumham Terbaru di Portal SSCASN

Pendaftaran PPPK Kemenkumham 2026 dilakukan 100% online melalui portal resmi SSCASN. Portal ini dikelola langsung oleh BKN dan menjadi satu-satunya jalur resmi seleksi ASN, termasuk PPPK.

Banyak pelamar gagal bukan karena nilai, tapi karena salah langkah saat daftar. Maka dari itu, penting banget memahami alur pendaftaran dari awal sampai akhir.

Berikut tahapan lengkap yang wajib kamu ikuti:

  1. Akses Portal Resmi SSCASN
    • Buka situs resmi SSCASN (sscasn.bkn.go.id)
    • Pastikan koneksi stabil
    • Gunakan browser terbaru (Chrome/Firefox)
  2. Login ke Akun SSCASN
    • Masukkan NIK dan password
    • Pastikan data kependudukan valid (sinkron Dukcapil)
  3. Pilih Jenis Seleksi
    • Pilih PPPK
    • Pilih instansi Kementerian Hukum dan HAM
  4. Pilih Formasi PPPK Kemenkumham
    • Sesuaikan dengan pendidikan
    • Perhatikan kualifikasi dan penempatan
  5. Lengkapi Biodata
    • Data pribadi
    • Riwayat pendidikan
    • Pengalaman kerja (jika diwajibkan)
  6. Upload Dokumen Persyaratan
    • Ijazah dan transkrip nilai
    • Surat lamaran
    • Surat pernyataan
    • Pas foto
    • Dokumen pendukung lainnya
  7. Cek Ulang dan Submit
    • Pastikan tidak ada kesalahan
    • Klik Akhiri Pendaftaran

⚠️ Penting:
Setelah submit, data tidak bisa diubah. Jadi, cek berkali-kali sebelum klik final.

Jadwal Resmi Pendaftaran dan Tahapan Seleksi PPPK Kemenkumham

Jadwal PPPK Kemenkumham 2026 mengikuti kebijakan nasional pemerintah. Meski tanggal pastinya menunggu pengumuman resmi, alur tahapannya relatif sama setiap tahun.

Memahami jadwal sejak awal akan membantu kamu menyusun strategi belajar dan persiapan dokumen.

Tahapan Seleksi PPPK Kemenkumham 2026

Berikut tahapan resmi yang biasanya dilalui:

  1. Pengumuman Formasi
    • Jumlah jabatan
    • Kualifikasi pendidikan
    • Lokasi penempatan
  2. Pendaftaran Online
    • Melalui portal SSCASN
    • Upload dokumen
  3. Seleksi Administrasi
    • Verifikasi berkas
    • Penilaian kesesuaian syarat
  4. Pengumuman Lolos Administrasi
    • Diumumkan di akun SSCASN
    • Bisa ajukan sanggah (jika ada)
  5. Seleksi Kompetensi
    • Menggunakan sistem CAT BKN
    • Materi: teknis, manajerial, sosiokultural
  6. Pengumuman Kelulusan Akhir
    • Berdasarkan nilai dan peringkat
    • Tidak ada nilai ambang batas (passing grade)
Baca Juga:  Cara Cek Kartu BPNT Lewat HP Terbaru 2026, Praktis dan Resmi

Perkiraan Jadwal PPPK Kemenkumham 2026

TahapanPerkiraan Waktu
Pengumuman FormasiJuli – Agustus 2026
Pendaftaran OnlineAgustus 2026
Seleksi AdministrasiAgustus – September 2026
Ujian KompetensiOktober 2026
Pengumuman KelulusanNovember 2026
Pengangkatan PPPKDesember 2026

📌 Catatan: Jadwal bisa berubah mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

Cara Membuat Akun SSCASN untuk Pendaftaran PPPK Kemenkumham

Sebelum bisa daftar PPPK Kemenkumham, kamu wajib punya akun SSCASN. Akun ini bersifat pribadi, satu NIK satu akun, dan digunakan untuk semua seleksi ASN.

Ikuti panduan berikut agar tidak gagal verifikasi:

  1. Buka Portal SSCASN
    • Pilih menu Buat Akun
  2. Isi Data Kependudukan
    • NIK
    • Nomor KK
    • Nama sesuai KTP
    • Tempat & tanggal lahir
  3. Unggah Dokumen Awal
    • Scan KTP
    • Pas foto berlatar belakang polos
  4. Buat Password
    • Kombinasi huruf besar, kecil, angka
    • Simpan dengan aman
  5. Verifikasi Data
    • Cek kesesuaian data Dukcapil
    • Jika valid, akun aktif

Tips Agar Akun SSCASN Tidak Bermasalah:

  • Gunakan email aktif
  • Jangan pakai NIK orang lain
  • Jangan buat akun ganda
  • Pastikan foto jelas dan sesuai ketentuan

❗ Banyak pelamar gagal daftar PPPK Kemenkumham karena akun SSCASN bermasalah sejak awal. Jadi, pastikan proses ini benar-benar rapi.

Panduan Lengkap Mengisi Formulir PPPK Kemenkumham di SSCASN

Mengisi formulir PPPK Kemenkumham di SSCASN adalah tahap krusial yang sering dianggap sepele. Padahal, kesalahan kecil seperti salah penulisan gelar atau data pendidikan bisa langsung membuat kamu gugur di seleksi administrasi.

Formulir ini diisi melalui portal resmi SSCASN dan akan menjadi dasar verifikasi oleh panitia instansi dan Badan Kepegawaian Negara.

Berikut bagian-bagian penting yang harus kamu perhatikan:

  1. Data Pribadi
    • Nama lengkap sesuai KTP & ijazah
    • Tempat dan tanggal lahir
    • Jenis kelamin
    • Status pernikahan
  2. Data Pendidikan
    • Jenjang pendidikan terakhir
    • Program studi
    • Nama perguruan tinggi
    • Tahun lulus
    • IPK (jika diminta)
  3. Data Jabatan yang Dilamar
    • Instansi: Kemenkumham
    • Jenis seleksi: PPPK
    • Jabatan/formasi
    • Lokasi penempatan
  4. Pengalaman Kerja
    • Nama instansi/perusahaan
    • Lama bekerja
    • Posisi/jabatan
    • Kesesuaian dengan formasi
  5. Data Kontak
    • Email aktif
    • Nomor HP yang bisa dihubungi

⚠️ Tips penting:
Gunakan data persis seperti di dokumen resmi, jangan disingkat, jangan ditambah gelar jika tidak tercantum di ijazah.

Cara Upload Dokumen Agar Lolos Verifikasi Administrasi PPPK

Tahap upload dokumen adalah penentu lolos atau tidaknya seleksi administrasi PPPK Kemenkumham. Banyak pelamar gugur karena ukuran file salah, format tidak sesuai, atau dokumen buram.

Dokumen Wajib PPPK Kemenkumham

Biasanya dokumen yang diminta meliputi:

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Ijazah
  4. Transkrip nilai
  5. Surat lamaran
  6. Surat pernyataan bermaterai
  7. Pas foto
  8. Surat pengalaman kerja (jika diwajibkan)
  9. Sertifikat pendukung (jika ada)

Tips Teknis Upload Dokumen di SSCASN

Agar aman lolos verifikasi, perhatikan poin berikut:

  1. Format File
    • PDF untuk dokumen
    • JPG/JPEG untuk foto
  2. Ukuran File
    • Sesuai ketentuan sistem
    • Jangan terlalu kecil hingga buram
  3. Kualitas Scan
    • Jelas dan terbaca
    • Tidak terpotong
    • Tidak miring
  4. Nama File
    • Gunakan nama jelas
    • Hindari simbol aneh
  5. Isi Dokumen
    • Surat ditandatangani
    • Materai sesuai ketentuan
    • Tanggal tidak kosong
Baca Juga:  Cek Bansos 2026 Online dengan NIK dan KTP, Syarat dan Jadwal Pencairan

Catatan penting:
Satu dokumen salah = langsung TMS (Tidak Memenuhi Syarat).

Tahapan Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham

Seleksi administrasi PPPK Kemenkumham adalah tahap penyaringan awal sebelum kamu masuk ke ujian CAT. Di tahap ini, tidak ada nilai, hanya status MS atau TMS.

Berikut proses yang terjadi di balik layar:

  1. Pemeriksaan Data
    • Kesesuaian NIK
    • Validasi data Dukcapil
  2. Verifikasi Dokumen
    • Keaslian dokumen
    • Kesesuaian format
    • Kelengkapan berkas
  3. Pengecekan Linearitas
    • Pendidikan vs formasi
    • Pengalaman kerja vs jabatan
  4. Penentuan Status
    • MS (Memenuhi Syarat)
    • TMS (Tidak Memenuhi Syarat)
  5. Masa Sanggah
    • Kesempatan klarifikasi
    • Upload bukti tambahan (jika diizinkan)

📌 Tips lolos administrasi:
Baca pengumuman instansi berulang kali, jangan hanya mengandalkan pengalaman tahun lalu.

Sistem Penilaian dan Bobot Nilai Seleksi PPPK Kemenkumham

Setelah lolos administrasi, kamu akan menghadapi seleksi kompetensi PPPK Kemenkumham yang menggunakan sistem CAT BKN. Tidak ada nilai ambang batas, tapi peringkat tertinggi yang menang.

Ujian PPPK terdiri dari beberapa komponen utama:

  1. Kompetensi Teknis
    • Sesuai jabatan
    • Paling menentukan kelulusan
  2. Kompetensi Manajerial
    • Integritas
    • Kerja sama
    • Komunikasi
  3. Kompetensi Sosial Kultural
    • Toleransi
    • Pelayanan publik
    • Keberagaman
  4. Wawancara Berbasis CAT
    • Integritas
    • Etika ASN

Berikut ini Bobot Nilai Seleksi PPPK Kemenkumham yang harus kalian ketahui:

Komponen SeleksiBobot Nilai
Kompetensi Teknis±60%
Manajerial±15%
Sosial Kultural±15%
Wawancara±10%

🎯 Strategi Lolos:
Fokus utama ada di kompetensi teknis. Nilai tinggi di bagian ini hampir selalu menentukan posisi akhir.

Materi Tes Seleksi Kompetensi PPPK Kemenkumham

Setelah lolos seleksi administrasi, tahapan paling menentukan dalam PPPK Kemenkumham adalah tes seleksi kompetensi. Ujian ini menggunakan sistem CAT dan nilainya langsung keluar setelah tes selesai.

Tes PPPK Kemenkumham tidak bisa ditebak sembarangan karena materinya menguji kemampuan kerja nyata, bukan hafalan semata.

Jenis Materi Tes PPPK Kemenkumham:

Secara umum, materi ujian terdiri dari empat bagian utama:

  1. Kompetensi Teknis
    • Materi sesuai jabatan yang dilamar
    • Contoh:
      • Analis Hukum → peraturan perundang-undangan
      • Pranata Komputer → sistem informasi & IT
      • Arsiparis → pengelolaan arsip
  2. Kompetensi Manajerial
    • Integritas
    • Kerja sama
    • Komunikasi
    • Pengambilan keputusan
  3. Kompetensi Sosial Kultural
    • Pelayanan publik
    • Toleransi
    • Kepekaan sosial
    • Keberagaman budaya
  4. Wawancara Berbasis Komputer
    • Integritas ASN
    • Etika kerja
    • Komitmen terhadap instansi

🎯 Tips penting:
Jika waktu belajar terbatas, prioritaskan kompetensi teknis, karena bobot nilainya paling besar dan paling menentukan peringkat akhir.

Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi PPPK Kemenkumham

Hasil seleksi administrasi PPPK Kemenkumham diumumkan secara online dan bisa dicek langsung melalui portal SSCASN yang dikelola Badan Kepegawaian Negara.

Langkah Cek Hasil Administrasi PPPK Kemenkumham. Ikuti langkah berikut agar tidak salah:

  1. Buka portal SSCASN
  2. Login menggunakan NIK dan password
  3. Masuk ke dashboard akun
  4. Cek status pendaftaran
  5. Lihat keterangan:
    • MS → Memenuhi Syarat
    • TMS → Tidak Memenuhi Syarat

Jika status TMS, biasanya akan muncul alasan tidak lolos.

📌 Catatan:
Pantau akun setiap hari karena pengumuman tidak dikirim lewat email atau WA.

Penyebab Tidak Lolos Administrasi PPPK Kemenkumham dan Solusinya

Gagal administrasi adalah masalah paling sering dialami pelamar PPPK Kemenkumham. Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya bisa dihindari.

Penyebab Umum Gagal Administrasi. Berikut kesalahan yang paling sering terjadi:

  1. Dokumen Tidak Sesuai Format
    • File buram
    • Ukuran melebihi ketentuan
    • Salah format (PDF/JPG)
  2. Pendidikan Tidak Linear
    • Jurusan tidak sesuai formasi
    • Nama prodi berbeda dengan ketentuan
  3. Data Tidak Sinkron
    • Nama beda dengan ijazah
    • Tanggal lahir tidak sama
  4. Surat Tidak Lengkap
    • Tidak ditandatangani
    • Tidak bermaterai
    • Tanggal kosong

Kesimpulan

PPPK Kemenkumham 2026 adalah peluang besar bagi siapa pun yang ingin menjadi ASN tanpa harus melalui jalur CPNS. Dengan memahami cara daftar di SSCASN, mengisi formulir dengan benar, upload dokumen sesuai aturan, serta menguasai materi tes kompetensi, peluang lolos akan jauh lebih besar.

FAQ Seputar Cara Daftar PPPK Kemenkumham

1. Apakah PPPK Kemenkumham bisa diikuti lulusan non-hukum?
Bisa, tergantung formasi yang dibuka seperti IT, administrasi, arsiparis, dan teknis lainnya.

2. Apakah PPPK Kemenkumham ada batas usia?
Ada, tapi lebih fleksibel dibanding CPNS, biasanya hingga 57–59 tahun.

3. Apakah PPPK mendapat gaji setara PNS?
Ya, gaji PPPK setara PNS sesuai golongan, ditambah tunjangan.

4. Apakah PPPK bisa diangkat jadi PNS?
Tidak otomatis. PPPK dan PNS adalah jalur berbeda.

5. Jika gagal administrasi, apakah bisa sanggah?
Bisa, selama masa sanggah dibuka dan ada bukti pendukung.

6. Apakah nilai PPPK ada passing grade?
Tidak. Sistem menggunakan peringkat nilai tertinggi.

7. Apakah boleh daftar lebih dari satu formasi?
Tidak. Satu akun hanya boleh memilih satu formasi.

8. Kapan pendaftaran PPPK Kemenkumham 2026 dibuka?
Menunggu pengumuman resmi pemerintah, biasanya pertengahan tahun.